Virus 'Misterius' China Dilaporkan Menelan Korban Kedua


Studio Tangkas - Korban kedua dilaporkan meninggal setelah tertular virus 'misterius' di Wuhan, China. Virus ini juga telah menyerang puluhan orang dan membuat nyaris sepenjuru Asia dalam waspada.

Korban tersebut berusia 69 tahun, diketahui bernama belakang Xiong, meninggal pada Rabu akibat penyakit mirip pneumonia tersebut. Sebelumnya, korban pertama yang meninggal berusia 61 tahun, akibat gagal pernapasan yang disebabkan pneumonia akut.

Para ilmuwan di China mengidentifikasi penyakit 'misterius' ini sebagai strain baru dari coronavirus yang berada dalam satu keluarga dengan sindrom pernapasan akut parah atau SARS dan sindrom pernapasan Timur-Tengah atau MERS.

Gejalanya bisa beragam, dari demam dan batuk hingga gagal ginjal dan dalam beberapa kasus menyebabkan kematian. Namun virus misterius baru ini nampak sama mematikannya dengan kedua penyakit tersebut, yang disebut menyebar ke Thailand dan Jepang.



STUDIO TANGKAS adalah Agen Tangkas Online, Agen Poker Online, Agen Poker GLX
Dapatkan BONUS CASHBACK TANGKAS 10%



Kini sejumlah 41 kasus misterius telah dilaporkan di Wuhan, China. Lima di antaranya berada dalam kondisi serius, 12 di antaranya telah dipulangkan setelah mendapatkan penanganan. Pasien lainnya berada dalam keadaan stabil dan sedang dalam perawatan.

"Totalnya, 763 orang yang berada dalam kontak dekat dengan pasien yang terinfeksi telah dilacak. Dari total tersebut, 644 orang telah dipulangkan dari rumah sakit dan 119 masih dalam observasi medis, namun tidak ada kasus infeksi yang ditemukan," tutur pemerintah kesehatan.

Masih belum diketahui apakah virus ini dapat menular ke orang lain dan para ahli virus di seluruh dunia kini sedang mempelajari sekuens gen yang dibagikan para peneliti di China.



Posted by Studio Tangkas
Studio Tangkas | Agen Tangkas Online Indonesia

WhatsApp : +855 935 89 168

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polisi Tangkap Artis FTV Ridho Ilahi Terkait Narkoba

Polisi Tangkap 3 Satpam RS Pemerkosa Wanita Gangguan Mental

Makan Ikan Sekali dalam Sepekan Tekan Risiko Asma pada Anak